PADANG - 7 MARET 2026 - Di balik keriuhan tarian jemari di atas papan ketik dan tajamnya pena para pemburu berita, ada sebuah napas kekeluargaan yang terus berdenyut di jantung Dewan Pimpinan Pusat Kolaborasi Jurnalis Indonesia (DPP-KJI). Organisasi yang menjadi rumah bagi para pewarta ini kembali membuktikan bahwa kolaborasi bukan sekadar kata benda dalam papan nama, melainkan kata kerja yang diwujudkan melalui aksi nyata.
Kabar menyejukkan datang dari sosok Joni Putra Sikumbang, SH. Sebagai Ketua Pengawas DPP-KJI, ia tidak hanya berdiri sebagai penjaga marwah organisasi, tetapi juga hadir sebagai sosok yang mengulurkan tangan. Dalam sebuah pertemuan hangat, Joni menyatakan komitmennya untuk berbagi paket sembako bagi rekan-rekan jurnalis yang bernaung di bawah bendera DPP-KJI.
Langkah ini disambut dengan penuh takzim oleh Ketua Umum DPP-KJI, Andarizal. Baginya, kesediaan Joni Putra Sikumbang untuk berbagi adalah cermin dari kepekaan sosial yang seharusnya menjadi pondasi setiap insan pers.
"Kami telah bertemu langsung dengan Pak Joni Putra Sikumbang. Beliau dengan tulus menyatakan siap membantu paket sembako untuk anggota yang tergabung di keluarga besar DPP-KJI," ungkap Andarizal dengan nada penuh apresiasi.
Narasi kepedulian ini bukan sekadar tentang distribusi bantuan fisik, melainkan tentang bagaimana sebuah organisasi merawat anggotanya di tengah dinamika profesi yang kian menantang. Ada rasa syukur yang mendalam menyelimuti percakapan tersebut. Andarizal menegaskan bahwa amanah bantuan ini akan segera tersalurkan begitu tiba di sekretariat.
"Jika bantuan sudah sampai, tugas kami adalah memastikan ia sampai ke tangan rekan-rekan anggota dengan tepat. Ini adalah wujud kasih sayang organisasi kepada mereka yang terus berjuang di lapangan," tambah Andarizal sembari mengulang rasa syukur dan terima kasihnya kepada Joni Putra.
Di bawah langit Padang yang menjadi saksi pergerakan organisasi ini, komitmen Joni Putra Sikumbang seolah menjadi pengingat, bahwa setajam apa pun berita yang ditulis, hati seorang jurnalis tetaplah lembut dalam melihat kesulitan sesama.
Melalui langkah kecil namun berarti ini, DPP-KJI terus merajut benang-benang persaudaraan, memastikan bahwa tidak ada satu pun anggotanya yang berjalan sendirian dalam sunyi. Karena pada akhirnya, kekuatan sebuah organisasi bukan terletak pada seberapa besar namanya, melainkan seberapa kuat ia merangkul setiap jiwa di dalamnya. **
