PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Hal ini disampaikan di sela kegiatan Safari Ramadhan bersama Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sumatera Barat di Masjid Jami’ Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, pada Rabu (18/3/2026).
Kegiatan yang diinisiasi oleh PW DMI Sumbar ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan pengurus masjid untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dalam mengelola aktivitas keumatan selama bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Fadly Amran secara khusus menyoroti urgensi program “Smart Surau”. Ia menilai program tersebut merupakan langkah strategis untuk mentransformasi fungsi masjid agar tidak sekadar menjadi tempat ibadah, melainkan juga wadah pengembangan potensi generasi muda.
“Kita ingin masjid, melalui program Smart Surau, menjadi pusat aktivitas umat yang adaptif dengan perkembangan zaman. Terutama dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang aktif, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujar Fadly Amran.
Selain memaparkan visi tersebut, Fadly juga menyampaikan apresiasi kepada PW DMI Sumatera Barat. Ia menilai konsistensi DMI dalam menggerakkan program-program keumatan telah banyak membantu pemerintah daerah dalam memakmurkan masjid di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi PW DMI Sumbar yang terus berperan aktif dalam memakmurkan masjid serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi masjid di tengah masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PW DMI Sumatera Barat, Prof. Ganefri, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, Safari Ramadhan ini menjadi sarana efektif bagi para pemangku kepentingan untuk menyatukan visi dalam menjadikan masjid sebagai episentrum pembinaan umat yang lebih modern dan inklusif.
Kegiatan Safari Ramadhan ini berjalan khidmat dan diikuti dengan antusias oleh masyarakat setempat serta jajaran pengurus masjid di Kecamatan Koto Tangah. Sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan ini diharapkan dapat terus berlanjut guna menciptakan ekosistem keagamaan yang solid di Kota Padang. (And)
