PADANG - Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mempercepat langkah penanganan banjir dan genangan air di wilayah perkotaan. Salah satu proyek strategis yang saat ini tengah dikerjakan adalah rehabilitasi jaringan drainase crossing yang melintasi kawasan By Pass Lubuk Begalung (Lubeg) menuju Batang Arau.
Pekerjaan fisik ini difokuskan untuk mengatasi persoalan genangan air yang kerap menjadi langganan di kawasan tersebut setiap kali hujan berintensitas tinggi mengguyur. Selain mengganggu kenyamanan warga dan aktivitas permukiman sekitar, genangan di jalur utama ini juga berisiko menghambat arus lalu lintas di salah satu koridor transportasi terpadat di Kota Padang.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang menyampaikan bahwa pembangunan saluran drainase crossing yang melintang di bawah badan jalan utama ini dirancang dengan kapasitas tampung dan alir yang lebih memadai.
"Pekerjaan crossing drainase ini merupakan langkah taktis untuk memperlancar aliran air hujan dari kawasan permukiman dan sisi jalan menuju badan Sungai Batang Arau secara optimal. Dengan kapasitas saluran yang lebih besar, kami optimis potensi genangan di ruas By Pass Lubuk Begalung dapat ditekan secara signifikan," ujar perwakilan Dinas PUPR Kota Padang, (30/9).
Selain fokus pada percepatan konstruksi, pihak pelaksana lapangan juga diinstruksikan untuk konsisten menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Para pekerja diwajibkan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap demi keamanan di zona proyek.
Di sisi lain, pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan terus dikoordinasikan agar aktivitas pengendara tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Proyek infrastruktur ini diharapkan tidak hanya memperpanjang usia layanan jalan nasional, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jalan yang melintas setiap harinya. (Red)
