PADANG – Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmen nyata dalam menata keteraturan ruang publik. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkot Padang melakukan pengadaan dan pemasangan rambu lalu lintas secara masif sepanjang tahun 2025 sebagai langkah strategis mengurai kepadatan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan, S.STP., M.Si., menyatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan kepastian hukum dan arah bagi masyarakat di jalan raya.
"Melalui rambu lalu lintas ini, kita memberikan arahan dan batasan yang jelas bagi setiap pengguna jalan. Tujuannya agar aktivitas di ruang publik dapat berlangsung lebih teratur, terkontrol, dan yang paling penting adalah aman," ujar Ances dalam keterangannya, (18/1)
Penataan sarana lalu lintas ini bukan sekadar pemenuhan infrastruktur, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang nyaman. Dengan penempatan rambu yang tepat sasaran, diharapkan fungsi utama jalan sebagai urat nadi mobilitas masyarakat dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek estetika kota.
Program ini mencakup beberapa poin krusial:
* Optimalisasi Ruang Jalan: Memastikan tidak ada penggunaan jalan yang menyalahi aturan.
* Peningkatan Keamanan: Memberikan peringatan dini pada titik-titik rawan kecelakaan.
* Kelancaran Arus: Mengatur sirkulasi kendaraan agar lebih tertata di titik-titik padat aktivitas.
Lebih lanjut, Ances menekankan bahwa efektivitas rambu-rambu tersebut sangat bergantung pada kesadaran masyarakat. Ia mengajak seluruh warga Kota Padang untuk tidak hanya mematuhi aturan yang ada, tetapi juga ikut menjaga fisik rambu dari kerusakan atau tangan jahil.
"Kami berharap ada sinergi. Rambu yang telah terpasang harus dipatuhi dan dijaga bersama. Ini adalah wujud kepedulian kita semua terhadap ketertiban dan keselamatan di Kota Padang," tutupnya.
Dengan langkah ini, Kota Padang optimis dapat mewujudkan sistem transportasi darat yang lebih modern, tertib, dan humanis bagi seluruh warganya. (And)
