Kegiatan penyerahan puluhan hewan kurban tersebut berlangsung di halaman kantor pusat Perumda AM Kota Padang pada Senin (25/5/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi, dewan pengawas, karyawan, "stakeholder", hingga perwakilan mitra perbankan.
Direktur Umum Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, S.Sos., MM, menegaskan bahwa program kurban ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang selama ini ikut menjaga keberlangsungan sumber air bersih.
“Alhamdulillah, tahun ini menjadi tahun kedelapan Perumda AM Kota Padang berbagi hewan kurban. Ini merupakan komitmen bersama antara manajemen, karyawan, dan "stakeholder" untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui semangat berbagi dan ibadah,” ujar Hendra Pebrizal.
Hendra menjelaskan, sebanyak "85 ekor hewan kurban" disalurkan pada tahun ini. Seluruh hewan kurban tersebut berhasil dihimpun berkat partisipasi aktif karyawan melalui sistem tabungan kurban, serta kolaborasi dengan sejumlah mitra perusahaan.
“Penyaluran hewan kurban ini kami prioritaskan untuk masjid, mushalla, dan masyarakat di sekitar kawasan "intake" atau sumber air. Mereka merupakan bagian penting dalam menjaga kelestarian sumber air yang menjadi denyut pelayanan Perumda AM kepada masyarakat Kota Padang,” tambah Hendra.
Ia berharap kegiatan sosial ini dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan nilai gotong royong serta empati mendalam di lingkungan kerja Perumda AM Kota Padang.
Apresiasi dari Pemerintah Kota PadangKegiatan konsisten ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Padang. Wali Kota Padang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menilai bahwa langkah Perumda AM sangat luar biasa dan patut dicontoh oleh instansi daerah lainnya.
“Apa yang dilakukan Perumda AM ini layak menjadi "pilot project" bagi OPD maupun BUMD lainnya. Tidak hanya konsisten, tetapi mereka juga mampu membangun budaya menabung kurban di lingkungan kerja,” kata Raju Minropa disambut tepuk tangan para hadirin.
Raju menambahkan bahwa pola tabungan kurban yang diterapkan Perumda AM merupakan inovasi positif yang efektif mendorong semangat berbagi. Bahkan, ia mengakui bahwa jumlah hewan kurban yang dikumpulkan Perumda AM saat ini berhasil melampaui jumlah dari Pemko Padang sendiri.
Pemerintah Kota Padang berharap program ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan setiap tahunnya, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat luas.
Suasana khidmat dan penuh haru pun menyelimuti akhir acara, ketika secara simbolis tali pengikat hewan kurban diserahkan kepada perwakilan masyarakat sekitar intake. Bagi warga, puluhan hewan kurban ini bukan sekadar bantuan menjelang hari raya, melainkan wujud nyata bahwa keberadaan mereka di hulu sungai sebagai penjaga alam dan perawat mata air amat dihargai dan tidak pernah dilupakan.
Melalui deru air yang mengalir ke rumah-rumah warga Kota Padang, terselip cerita tentang keikhlasan para karyawan Perumda AM yang menyisihkan sebagian rezekinya setiap bulan. Di balik setiap tetes air bersih yang dinikmati warga kota, kini mengalir pula berkah dan kebahagiaan Idul Adha yang dirasakan bersama oleh masyarakat di pelosok sumber air.
Sebab pada akhirnya, ibadah kurban di lingkungan Perumda AM Kota Padang tahun ini kembali menegaskan sebuah pesan menyentuh, bahwa merawat sumber air kehidupan harus dimulai dengan merawat hati dan kepedulian terhadap sesama. Rasa kebersamaan yang kokoh inilah yang diharapkan akan terus mengalir abadi, melintasi waktu, dan mendatangkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Padang. (And)




