PADANG ARO - Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat saat ini tengah memacu pelaksanaan kegiatan preservasi infrastruktur pada Ruas Jalan Nasional Padang Aro menuju Batas Jambi. Langkah strategis ini diambil guna menggenjot kapasitas muat jalan, menjamin keselamatan para pengguna lalu lintas, serta menghadirkan kenyamanan mobilitas yang prima bagi masyarakat setempat.
Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Masudi, ST., MT., melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 2.5), Rai Fraja Novfandro, ST., M.Sc., mengungkapkan bahwa penanganan fisik yang efektif kini dikonsentrasikan secara intensif di dua titik lokasi strategis. Berdasarkan target teknis di lapangan, proyek ini mencakup pengerjaan pelebaran badan jalan sepanjang 750 meter serta pembangunan fasilitas trotoar yang juga didesain sepanjang 750 meter.
Lebih lanjut, Rai Fraja memaparkan bahwa serangkaian item pekerjaan utama yang sedang berjalan di antaranya mencakup pemasangan saluran drainase pracetak jenis beton U-Ditch, pengaplikasian pasangan batu mortar guna penguatan struktur pelindung lereng, serta aktivitas pengerukan galian tanah untuk menunjang perluasan kapasitas ruang manfaat jalan. Keberadaan drainase yang memadai ini diharapkan mampu meminimalkan risiko genangan air yang berpotensi merusak lapis permukaan aspal.
Melalui agenda preservasi berkala ini, PJN Sumatera Barat menegaskan komitmen penuh untuk senantiasa menjaga tingkat kemantapan jalan nasional agar tetap berada pada kondisi andal, aman, serta nyaman untuk dilalui. Pembenahan infrastruktur pada jalur penghubung ini dinilai sangat vital guna mendukung kelancaran pergerakan arus transportasi masyarakat sekaligus menopang jalur distribusi logistik barang dan jasa menuju wilayah perbatasan Provinsi Jambi.
Pelaksanaan proyek ini pun mendapat sambutan positif serta apresiasi tinggi dari para pengguna jalan dan warga sekitar. Kehadiran infrastruktur yang kian memadai ini dinilai menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat yang mendambakan jalur transportasi aman.
Salah seorang sopir angkutan logistik antar-provinsi yang kerap melintasi rute tersebut, (17/7) mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak kementerian, Satker PJN Wilayah II Sumbar, serta seluruh jajaran kontraktor pelaksana di lapangan. Menurutnya, pelebaran jalan dan penataan drainase yang sedang digarap terbukti nyata mengurangi titik rawan kemacetan serta meminimalisasi potensi kecelakaan akibat amblasnya bahu jalan saat curah hujan tinggi.
Warga setempat juga mengapresiasi kinerja para pekerja konstruksi yang dinilai komunikatif dan sigap dalam mengatur arus lalu lintas selama proses galian berlangsung, sehingga aktivitas harian masyarakat tidak terganggu secara signifikan. Mereka berharap komitmen dan sinergi apik antara Satker PJN dan mitra pelaksana ini dapat terus dipertahankan demi terwujudnya pemerataan konektivitas di wilayah perbatasan. (Red)
