SAWAHLUNTO - 21 MEI 2026 - Kolaborasi solid antara regulator dan penyedia jasa konstruksi menjadi kunci utama dalam mewujudkan infrastruktur transportasi yang prima di Sumatra Barat. Hal ini dibuktikan lewat sinergi apik antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat dan kontraktor pelaksana PT Tri Jaya Putra.
Melalui program preservasi "Multiyears" (tahun jamak), kedua pihak sukses menggenjot kualitas jalur nasional lintas Padang – Solok – Sawahlunto hingga kini mencapai kondisi yang mantap, aman, dan nyaman untuk dilalui masyarakat.
Pantauan langsung di kawasan Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, menunjukkan jalannya proyek pengaspalan ulang (overlay) yang terstruktur. PT Tri Jaya Putra selaku kontraktor pelaksana menerjunkan armada alat berat secara optimal, mulai dari "asphalt finisher" hingga "tandem roller" untuk memastikan pemadatan aspal berjalan sesuai spesifikasi teknis tertinggi.
Menariknya, sinergi ini tidak hanya berfokus pada kecepatan progres fisik semata, melainkan juga pada aspek keselamatan publik. Di sepanjang area pengerjaan, rambu-rambu pengaman dan papan peringatan bertuliskan "HATI-HATI ADA PEKERJAAN JALAN" dipasang secara jelas di titik-titik strategis. Langkah preventif ini terbukti efektif memandu para pengendara agar tetap waspada dan menurunkan laju kendaraan saat melintas.
Mantapnya jalur penghubung antar-kabupaten/kota ini tidak lepas dari sentuhan pengawasan melekat yang dilakukan oleh PPK 2.1 BPJN Sumatra Barat, Zulfikar Kurniawan, S.T., M.T.
Ia menegaskan bahwa transparansi, komunikasi intensif dengan kontraktor, serta kedisiplinan dalam menjaga kualitas aspal menjadi prioritas utama timnya di lapangan.
"Kami terus bersinergi dan berkoordinasi erat dengan PT Tri Jaya Putra agar setiap tahapan pengerjaan berjalan presisi. Target kami jelas, yaitu menghadirkan akses jalan nasional yang tidak hanya mulus, tetapi juga menjamin keselamatan tingkat tinggi bagi seluruh pengguna jalan," ujar Zulfikar Kurniawan.
Berkat sinergi yang berjalan harmonis ini, wajah jalan nasional lintas Padang–Sawahlunto kini jauh lebih rapi dan kokoh. Dampak positifnya pun langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari terpangkasnya waktu tempuh, meningkatnya keselamatan berkendara, hingga semakin lancarnya arus distribusi logistik dan pergerakan ekonomi di wilayah lintas tengah Sumatra Barat. (Ef)
