SOLOK SELATAN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus mengebut proyek preservasi jalan pada koridor logistik utama Ruas Padang Aro hingga Batas Provinsi Jambi. Langkah intervensi struktural ini dipacu secara intensif guna mendongkrak konektivitas sekaligus menjaga keandalan infrastruktur darat antarprovinsi.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 mengonfirmasi bahwa penanganan ini berfokus untuk mengembalikan sekaligus mempertahankan fungsi jalan agar tetap berada pada kondisi mantap (steady state). Mengingat rute ini merupakan urat nadi perekonomian, optimalisasi kapasitas jalan menjadi prioritas utama.
Guna mencapai output geometrik dan struktural yang maksimal, paket pekerjaan teknik sipil ini mengintegrasikan tiga item struktur utama:
Galian Widening (Pelebaran Jalan): Dilakukan untuk mengurai titik-titik penyempitan leher botol (bottleneck) guna meningkatkan kapasitas tampung jalan (carrying capacity) serta volume lalu lintas harian rata-rata (LHR).
Pemasangan Precast U-Ditch (Sistem Drainase): Penerapan saluran beton pracetak tipe U-Ditch untuk mempercepat manajemen aliran air permukaan. Langkah preventif ini krusial guna menghindari terjadinya retak hidrolis maupun degradasi perkerasan aspal akibat genangan air.
Pemasangan Batu Mortar: Struktur dinding penahan tanah dan proteksi lereng guna mengantisipasi risiko deformasi atau erosi tanah pada bahu jalan.
"Kegiatan preservasi ini kami lakukan secara terintegrasi untuk memberikan keamanan, kenyamanan, serta menjamin kelancaran distribusi logistik masyarakat. Jalan yang terawat dengan pemeliharaan preventif dan korektif yang tepat adalah standar pelayanan minimum yang wajib kami dedikasikan," tulis pihak BPJN Sumatera Barat dalam keterangan resminya di media sosial, Kamis (4/6).
Peningkatan kualitas infrastruktur ini langsung dirasakan dampaknya oleh warga setempat dan para sopir lintas provinsi. Akses jalan yang sebelumnya kerap mengalami penurunan performa akibat beban kendaraan berat, kini berangsur-angsur menjadi mulus dan rigid.
Salah seorang pengguna jalan yang rutin melintasi rute Padang Aro - Jambi mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesigapan pemerintah dalam melakukan perbaikan sebelum kerusakan berdampak lebih luas.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya perbaikan ini. Pelebaran jalan dan pembuatan selokan beton (U-Ditch) yang rapi membuat perjalanan kami jauh lebih aman dari risiko amblas atau tergelincir, terutama saat musim hujan. Jalur ini adalah urat nadi perekonomian kami," ungkapnya.
Melalui program menyambungnegeri, BPJN Sumatera Barat berharap konektivitas yang mantap ini tidak hanya memangkas waktu tempuh kendaraan, melainkan juga menumbuhkan asa baru bagi peningkatan kesejahteraan dan roda perekonomian masyarakat di sepanjang perbatasan Sumatera Barat dan Jambi. (And)
