PESISIR SELATAN – 18 JANUARI 2026 - Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang dalam meningkatkan infrastruktur pertanian di Sumatera Barat terus menunjukkan progres nyata. Salah satu yang menjadi sorotan adalah kelanjutan Pembangunan Jaringan Irigasi D.I. Kawasan Sawah Laweh Tarusan di Kabupaten Pesisir Selatan.
Keberhasilan koordinasi dan percepatan proyek ini tidak terlepas dari peran strategis Kepala Satuan Kerja (Satker) PJPA Sawah Laweh BWS Sumatera V Padang dan PPK nya. Di bawah kepemimpinan beliau, proyek yang didanai oleh APBN 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp10,5 Miliar ini berjalan sesuai dengan target yang direncanakan.
Pembangunan jaringan irigasi ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan urat nadi bagi ribuan hektare lahan persawahan di wilayah Tarusan. Penggunaan material beton berkualitas pada saluran irigasi menunjukkan standar teknis yang tinggi untuk meminimalisir kehilangan air (debit) dan memastikan distribusi air sampai ke ujung lahan petani (area hilir).
"Kami mengapresiasi dedikasi Kepala Satker PJPA Sawah Laweh dan PPK nya yang sangat responsif dalam memantau pengerjaan di lapangan. Dengan adanya irigasi yang permanen dan tertata seperti ini, indeks pertanaman kami diharapkan bisa meningkat dari satu kali menjadi dua atau tiga kali setahun," ujar salah satu warga di sekitar lokasi proyek pada saat awak media berkunjung baru-baru ini.
Apresiasi juga diberikan atas transparansi informasi publik yang ditampilkan di lokasi proyek. Dengan papan informasi yang jelas dan penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat, Satker PJPA Sawah Laweh dan PPK nya membuktikan bahwa profesionalisme adalah napas utama dalam setiap pengerjaan infrastruktur negara.
Meskipun tantangan cuaca dan medan di Pesisir Selatan cukup dinamis, pengawasan ketat yang dilakukan oleh pihak Satker dan PPK nya, bersama Konsultan Supervisi (CV Centrina Engineering) memastikan bahwa kontraktor pelaksana (CV Satria Perdana) bekerja sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Masyarakat berharap sinergi yang baik antara BWS Sumatera V Padang dan pemerintah daerah dapat terus berlanjut. Langkah nyata Ka Satker PJPA Sawah Laweh dan PPK nya ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk mendukung kedaulatan pangan nasional, dimulai dari penyediaan air yang cukup bagi para petani di pelosok daerah.
Melalui pembangunan ini, Kawasan Sawah Laweh Tarusan diproyeksikan akan menjadi lumbung pangan unggulan di Kabupaten Pesisir Selatan dalam waktu dekat. (And)
