Pemaparan hasil kinerja ini disampaikan langsung oleh jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah Bank Nagari di hadapan awak media cetak serta daring di Sumatera Barat.
Performa Keuangan yang Kokoh
Hingga akhir Desember 2025, Bank Nagari berhasil membukukan aset sebesar Rp33,61 triliun. Kepercayaan masyarakat tetap tinggi yang tercermin dari perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp26,84 triliun. Dari sisi profitabilitas, Bank Nagari sukses mengantongi laba bersih sebesar Rp493,74 miliar.
Kesehatan bank juga terjaga dengan sangat baik di atas rata-rata industri. Hal ini terlihat dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang berada di level 23,72%, serta keberhasilan menjaga rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) tetap rendah di angka 2,40%.
Unit Syariah Tumbuh Impresif
Sektor perbankan syariah menjadi mesin pertumbuhan baru yang sangat agresif bagi Bank Nagari. Unit Usaha Syariah (UUS) mencatatkan pertumbuhan dua digit pada beberapa sektor kunci:
• Laba UUS: Meroket 15,43% menjadi Rp224,62 miliar.
• Pembiayaan Syariah: Tumbuh signifikan 14,66% menjadi Rp4,63 triliun.
• Aset Syariah: Meningkat menjadi Rp6,49 triliun.
Inovasi Digital dan Prestasi
Keberhasilan ini didorong oleh penguatan ekosistem digital banking melalui aplikasi Ollin by Nagari, yang semakin adaptif memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat modern.
Sepanjang tahun 2025, dedikasi Bank Nagari mendapat pengakuan luas dengan raihan 33 penghargaan nasional dan regional. Selain itu, lembaga pemeringkat PEFINDO memberikan peringkat idA+/Stable, yang menegaskan posisi Bank Nagari sebagai institusi keuangan yang stabil dan terpercaya.
"Pertumbuhan yang konsisten ini adalah hasil dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan keuangan yang berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Barat. Mari terus melangkah bersama memperkuat ekonomi daerah," ungkap manajemen dalam sesi penutup. (And)
