-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portalanda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kawal DCL 2026, Sekda Dharmasraya Ingatkan Wasit Jaga Integritas dan Sportivitas

    Sabtu, 06 Juni 2026, Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T12:06:48Z


    DHARMASRAYA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Medison, meminta seluruh wasit yang bertugas pada Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 untuk memimpin pertandingan secara adil, profesional, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.


    ​Pesan tegas tersebut disampaikan Medison usai menghadiri briefing akhir persiapan perangkat pertandingan menjelang kick-off DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya, Kamis (5/6/2026). Kompetisi sepak bola yang menjadi salah satu program unggulan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni ini bergulir pada Sabtu (6/6/2026).


    ​Menurut Medison, kualitas kepemimpinan wasit di lapangan akan menjadi salah satu faktor penentu utama yang mendasari sukses atau tidaknya penyelenggaraan kompetisi perdana tersebut.


    ​“Kami menyampaikan pesan Ibu Bupati agar rekan-rekan wasit memimpin seluruh pertandingan dengan adil. Keputusan yang diambil harus benar-benar berdasarkan aturan permainan dan menjunjung tinggi sportivitas. Integritas sangat diperlukan karena setiap pertandingan akan disaksikan oleh ribuan pasang mata,” ujar Medison.


    ​Ia menegaskan bahwa DCL 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi musiman, melainkan diproyeksikan sebagai fondasi bagi penyelenggaraan turnamen yang berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. Oleh sebab itu, seluruh unsur yang terlibat, mulai dari panitia, perangkat pertandingan, hingga peserta, dituntut untuk menjaga kualitas dan kredibilitas kompetisi.


    ​“DCL 2026 merupakan penyelenggaraan pertama. Kami berharap tidak ada persoalan selama kompetisi berlangsung, termasuk dalam kepemimpinan wasit. Jika penyelenggaraan berjalan baik, DCL bisa menjadi agenda tahunan dan tumbuh menjadi ikon olahraga Kabupaten Dharmasraya,” tambahnya.


    ​Medison juga mengingatkan para wasit untuk tidak ragu segera melaporkan setiap kendala teknis maupun non-teknis yang dihadapi di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi bersama demi menjaga kepercayaan publik.


    ​Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Bidang Perwasitan Askab PSSI Dharmasraya, Septa Saiman, melaporkan bahwa pihaknya telah menyiagakan sebanyak 36 wasit pilihan untuk mengawal jalannya seluruh pertandingan sepanjang kompetisi.


    ​Septa memastikan, seluruh personel yang diturunkan mengantongi lisensi resmi dan memiliki jam terbang tinggi di berbagai kasta kompetisi nasional.


    ​“Dari 36 wasit yang disiapkan, terdapat dua wasit berlisensi C1 Nasional, 10 wasit berlisensi C2, dan sisanya berlisensi C3. Seluruhnya memiliki lisensi resmi dan pengalaman memimpin berbagai level pertandingan, mulai dari Liga 2, Liga 3, Liga 4, hingga turnamen antarkampung,” papar Septa.


    ​Selain memastikan kesiapan fisik, kesehatan, dan mental para perangkat pertandingan, Askab PSSI Dharmasraya juga menerapkan prinsip independensi yang ketat guna menghindari potensi konflik kepentingan (conflict of interest).


    ​“Kami memastikan wasit yang bertugas tidak memiliki keterkaitan emosional maupun kewilayahan dengan tim yang bertanding. Dengan demikian, keputusan yang diambil dapat berlangsung objektif dan menjunjung tinggi sportivitas,” pungkasnya.


    ​Melalui persiapan yang matang ini, panitia optimistis DCL 2026 dapat berlangsung kompetitif, profesional, sekaligus menjadi momentum kebangkitan prestasi sepak bola di Kabupaten Dharmasraya.  


    Langkah tegas pemerintah daerah dan kesiapan matang dari perangkat pertandingan ini langsung menuai respons positif dari berbagai kalangan masyarakat. Hadirnya DCL 2026 dinilai tidak hanya sekadar menjadi panggung unjuk bakat bagi talenta-talenta muda sepak bola di Dharmasraya, tetapi juga menjadi magnet hiburan sehat yang dinantikan oleh warga.


    ​Lebih dari itu, perputaran kompetisi ini diprediksi akan membawa dampak domino yang signifikan bagi sektor ekonomi kerakyatan. Ribuan penonton yang diperkirakan memadati Sport Center Dharmasraya di setiap pertandingan tentu menjadi peluang besar bagi para pelaku UMKM lokal, pedagang kecil, hingga penyedia jasa transportasi untuk mendulang rezeki.


    ​Dengan komitmen keterbukaan, profesionalisme wasit yang terjaga, dan dukungan penuh dari masyarakat, turnamen perdana ini membawa harapan baru. DCL 2026 siap mencatatkan sejarah sebagai tonggak awal kebangkitan prestasi olahraga yang bersih, prestisius, sekaligus menjadi pemersatu seluruh elemen masyarakat di Bumi Ceti Nan Tuan.


    (And) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini