PADANG - 13 SEPTEMBER 2026 - Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam merawat dan menjaga kualitas infrastruktur jalan di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Baru - baru ini, melalui program Padat Karya Rutin, perbaikan dan pemeliharaan kini digenjot di Kabupaten Kepulauan Mentawai, khususnya pada ruas strategis Tuapejat – Rokot – Sioban – Katiet.
Program yang berada di bawah wilayah kerja Romi Pasla selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 1.6 Sumbar) ini difokuskan untuk memastikan konektivitas darat tetap handal, aman, dan nyaman bagi masyarakat setempat maupun wisatawan.
Dalam pelaksanaannya, program Padat Karya Rutin ini mencakup beberapa lingkup pekerjaan utama, di antaranya:
Pengendalian Tanaman: Pembersihan rumput liar dan semak belukar di bahu jalan untuk memastikan ruang bebas jalan tetap bersih serta menjaga jarak pandang pengendara agar terhindar dari potensi kecelakaan.
Pembersihan Drainase: Normalisasi saluran air secara berkala guna mencegah terjadinya genangan di badan jalan, sehingga struktur perkerasan jalan menjadi lebih awet dan terhindar dari kerusakan dini akibat air.
Pembersihan Jembatan: Perawatan rutin pada struktur jembatan untuk menjaga kebersihan sekaligus memastikan fungsi optimal dari fasilitas penyeberangan tersebut.
Selain berdampak langsung pada keandalan infrastruktur, kegiatan padat karya ini memiliki nilai sosial dan ekonomi yang tinggi. Pendekatan ini secara aktif melibatkan warga lokal, sehingga mampu memberdayakan ekonomi masyarakat Kepulauan Mentawai sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekitar.
Dengan sinergi antara pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat ini, PJN Wilayah I Sumatera Barat berharap pelayanan transportasi darat di Kepulauan Mentawai semakin meningkat, yang pada gilirannya akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah. (Red)
