SUMBAR - 11 SEPTEMBER 2026 - Komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dalam memperkuat ketahanan pangan dan infrastruktur pendukung pertanian di Pulau Sumatra kembali menunjukkan hasil nyata. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, proyek peningkatan Daerah Irigasi (D.I.) Batanghari di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, menunjukkan progres positif yang melampaui target rencana.
Berdasarkan data, realisasi fisik pekerjaan di lapangan telah mencapai 58,70% lebih. Angka ini mencatatkan deviasi positif yang cukup signifikan.
Pekerjaan strategis ini mencakup rehabilitasi dan peningkatan infrastruktur utama pada dua titik krusial. Ruang lingkup tersebut meliputi peningkatan Saluran Tebing Tinggi sepanjang 850 meter serta Saluran Kampung Baru sepanjang 370 meter. Guna memastikan umur layanan yang panjang dan fungsi optimal, pengerjaan turut difokuskan pada perbaikan lining (saluran pelapis), pekerjaan timbunan, serta penataan jalan inspeksi.
Kehadiran infrastruktur irigasi yang lebih handal ini diharapkan mampu mengoptimalkan suplai air bagi lahan-lahan pertanian masyarakat. Langkah ini tidak hanya menjadi pilar penting dalam mendongkrak produktivitas sektor pertanian lokal, tetapi juga diproyeksikan memberikan multiplier effect yang luas bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan Sumatera Barat dan Jambi.
Capaian kinerja yang impresif serta percepatan pembangunan di lapangan ini langsung mendapatkan sambutan hangat serta apresiasi mendalam dari masyarakat setempat. Warga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Satuan Kerja (Satker) BWS Sumatera V, serta para profesional dari pihak rekanan yang bekerja secara optimal di bawah pengawasan ketat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BWS Sumatera V Padang.
Bagi para petani dan warga sekitar, profesionalisme dan kerja keras tim di lapangan sangat dirasakan manfaatnya dalam mengawal kualitas infrastruktur pengairan ini. Masyarakat berharap momentum positif ini dapat terus dijaga, sehingga proyek strategis tersebut dapat rampung tepat waktu dengan tetap mengedepankan standar mutu dan kualitas terbaik demi masa depan pertanian yang semakin gemilang. (Red)
