MEKKAH - Perjalanan ibadah jemaah umrah PT. Berkah Utama Tour & Travel asal Sumatera Barat yang bertolak dari tanah air pada 19 Oktober 2026 lalu memasuki fase paling krusial dan berkesan. Setelah beberapa hari menunaikan ibadah dan meresapi ketenangan di Kota Madinah Munawwarah, rombongan resmi melanjutkan perjalanan menuju Kota Suci Mekkah Al-Mukarramah untuk melangsungkan rangkaian utama ibadah umrah.
Perjalanan spiritual ini dimulai pada Kamis (24/10/2026) siang. Tepat seusai menunaikan salat Zuhur di Madinah, seluruh rombongan bertolak menuju Mekkah menggunakan armada bus. Suasana khidmat dan penuh kesucian mulai terpancar ketika para jemaah pria mengenakan pakaian ihram dari hotel, sementara jemaah wanita mengenakan busana serba putih.
Perjalanan ini dipandu langsung oleh Tim KSA PT. Berkah Utama Tour & Travel yang bersiap di Arab Saudi, Ustadz Fadhilailmi Alridha bersama M. Farhan, serta dibimbing secara penuh oleh Drs. H. Zakaria Khatib selaku Muthawwif Berkah Travel.
Sebelum memasuki Kota Mekkah Al-Mukarramah, rombongan terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali (Dzulhulaifah) untuk menunaikan salat sunnah ihram. Di tempat inilah para jemaah melafalkan niat ihram sebagai penanda dimulainya rangkaian ibadah umrah.
Setelah menempuh perjalanan darat, bus rombongan tiba di hotel menginap di Mekkah tepat pada pukul 20.30 waktu setempat. Proses serah terima kunci kamar berlangsung tertib dan sigap di bawah penanganan Tim KSA PT. Berkah Utama Tour & Travel, yakni Ustadz Fadhilailmi Alridha, dan M. Farhan. Seusai menikmati santap malam, para jemaah menyempatkan diri beristirahat di kamar masing-masing untuk memulihkan stamina.
Tepat pukul 23.00 waktu setempat, suasana haru mulai menyelimuti ketika seluruh jemaah kembali berkumpul di lobi hotel untuk beriringan menuju Masjidil Haram. Sebelum melangkah menuju pelataran Ka'bah, Buya Drs. H. Zakaria memberikan wejangan spiritual mendalam guna memantapkan niat dan menjaga kekhusyukan rombongan.
Suasana kebatinan kian membuncah tatkala para jemaah pertama kali mengarahkan pandangan ke Ka'bah. Tangis haru dan rasa syukur tak terbendung menyelimuti rombongan saat melangkah mengelilingi rumah Allah tersebut.
Berkat bimbingan, arahan, dan motivasi dari Buya Zakaria, rasa lelah seolah sirnah. Dengan semangat serta kesungguhan hati, jemaah berhasil meresapi keagungan tiap putaran hingga 7 kali Tawaf diselesaikan dengan sempurna.
Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan Sa'i sebanyak 7 kali putaran antara Bukit Shafa dan Marwah. Rasa puas dan lega memuncak saat seluruh prosesi diakhiri dengan Tahallul, yang menandai sahnya rangkaian umrah sekaligus menghalalkan kembali hal-hal yang sebelumnya dilarang selama berada dalam kondisi berihram.
Langkah-langkah yang semula dipenuhi ketidakpastian dan rasa lelah, kini berganti menjadi keheningan yang menentramkan jiwa. Di bawah naungan langit Mekkah dan megahnya pelataran Masjidil Haram, jemaah PT. Berkah Utama Tour & Travel melipat doa-doa mereka dengan penuh kerendahan hati. Setiap tetes air mata yang jatuh dalam tiap putaran Tawaf dan derap langkah Sa'i menjadi saksi atas ikhtiar menuju cinta-Nya.
Di bawah bimbingan dan kehangatan arahan Buya Zakaria, perjalanan ibadah ini bukan sekadar berpindahnya jasad dari Madinah ke Mekkah, melainkan hijrahnya hati menuju titik mula kesucian. Usainya prosesi tahallul malam itu menjadi penanda bahwa purnatugaslah satu niat mulia, menyisakan jejak syahdu yang kelak akan selalu dirindukan saat kembali ke Tanah Air.
Semoga tiap ketukan langkah di bumi Al-Haram ini tercatat sebagai umrah yang maqbullah, membawa pulang keberkahan yang tak lekang oleh waktu. (Red)


