PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin Rapat Bulanan Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Aie Pacah, Kamis (5/2/2026). Pertemuan yang dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini difokuskan pada evaluasi kinerja dan penguatan komitmen pembangunan Kota Padang di tahun anggaran 2026.
Dalam arahannya, Fadly Amran menegaskan bahwa seluruh program kerja yang disusun oleh OPD harus selaras secara vertikal dengan visi-misi pemerintah daerah serta sembilan Program Unggulan (Progul) yang telah ditetapkan. Ia menuntut adanya dampak nyata yang dapat langsung dirasakan oleh warga kota.
“Seluruh perangkat daerah harus bekerja dengan target yang jelas, terukur, dan selaras dengan program prioritas. Fokus kita adalah pelayanan publik yang berkualitas dan percepatan pembangunan yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Fadly di hadapan jajarannya.
Rapat tersebut menjadi wadah sinkronisasi sejumlah agenda krusial bagi masa depan Kota Padang, di antaranya:
1 Evaluasi Satu Tahun Kepemimpinan: Pemaparan konsep dan capaian satu tahun masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.
2 Realisasi Barang dan Jasa: Penekanan pada percepatan pengadaan tahun anggaran 2026 dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk menghindari keterlambatan pembangunan.
3 Kesiapan Ramadan 1447 H: Koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran kegiatan ibadah dan stabilitas kebutuhan pokok menjelang bulan suci.
4 Pemulihan Pasca Bencana: Percepatan tindak lanjut rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang terdampak bencana.
5 Pengembangan Kawasan: Rencana spesifik pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, sebagai upaya penataan kawasan pesisir.
Menutup rapat tersebut, Fadly Amran memberikan peringatan keras terkait tata kelola keuangan negara. Ia menginstruksikan agar seluruh proses pengadaan barang dan jasa dilaksanakan sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Wali Kota berharap, melalui rapat koordinasi ini, efisiensi anggaran dapat tercapai tanpa mengurangi kualitas output pembangunan, sehingga Kota Padang dapat terus tumbuh menjadi kota yang lebih tangguh dan inklusif di tahun 2026 ini. (And)
