PADANG – Tepat satu tahun sudah pasangan Fadly Amran dan Maigus Nasir menakhodai Kota Padang sejak dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu. Menandai tonggak sejarah tersebut, Pemerintah Kota Padang menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (20/2/2026).
Acara yang berlangsung khidmat dengan tema “Satu Tahun Kepemimpinan, Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, akademisi, hingga perwakilan generasi muda.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa masa setahun pertama merupakan masa krusial dalam membangun fondasi visi jangka panjang periode 2025-2030. Fokus utama mereka adalah mentransformasi Padang menjadi kota yang sehat dan pintar (smart city) tanpa meninggalkan akar agama dan budaya.
“Setahun ini merupakan pijakan awal. Kami telah menjalankan sejumlah program prioritas, mulai dari penguatan infrastruktur hingga peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar Fadly di hadapan para undangan.
Salah satu ujian berat dalam tahun pertama kepemimpinan mereka adalah bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025. Fadly menjelaskan bahwa percepatan pemulihan pascabencana menjadi agenda utama untuk memastikan stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat kembali pulih dengan cepat.
Selain isu lingkungan, Pemkot Padang di bawah arahan Fadly-Maigus terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat dan digitalisasi birokrasi. Kehadiran tokoh masyarakat dan unsur dunia usaha dalam refleksi ini menjadi sinyal kuat adanya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai kejayaan kota.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Momentum hari ini adalah evaluasi sekaligus penguatan komitmen untuk mendorong pembangunan yang inklusif, maju, dan sejahtera bagi seluruh warga Padang,” pungkasnya. (And)
