-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portalanda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Progres Pembangunan Ulang Jembatan Gantung Duku – Subarang Solok Capai 74,55 Persen

    Jumat, 19 Juni 2026, Juni 19, 2026 WIB Last Updated 2026-06-19T12:02:53Z


    SOLOK – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera Barat terus menunjukkan tren positif. Salah satu proyek vital yang tengah dikebut adalah pembangunan ulang Jembatan Gantung Duku – Subarang Solok.


    Berdasarkan data pemutakhiran per 14 Juni 2026, progres fisik pengerjaan fasilitas penyeberangan ini telah menyentuh angka 74,55%. Akselerasi pembangunan ini diharapkan dapat segera memulihkan mobilitas dan interaksi masyarakat yang sempat lumpuh akibat rusaknya akses terdahulu.


    Untuk mengantisipasi risiko bencana serupa di masa mendatang serta menjamin keamanan pengguna, jembatan baru ini dibangun dengan spesifikasi teknis yang lebih kokoh dan akomodatif:


    Panjang Bentang: 100 meter

    Lebar Jalur: 1,80 meter

    Penambahan Ketinggian: Ditinggikan 1,5 meter dari konstruksi jembatan sebelumnya guna meminimalisir risiko luapan air sungai.


    Setiap tahapan pengerjaan yang berjalan saat ini difokuskan untuk menghadirkan infrastruktur publik yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memiliki ketahanan jangka panjang (andal).


    Kehadiran kembali Jembatan Gantung Duku ini memiliki nilai strategis yang sangat dinantikan oleh warga setempat. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah di Solok, jembatan ini memegang peran krusial sebagai urat nadi transportasi harian yang akan memperlancar aktivitas ekonomi, distribusi hasil bumi, serta akses pendidikan bagi masyarakat sekitar.


    Kelancaran dan percepatan pembangunan ulang jembatan ini memicu gelombang respons positif dan apresiasi dari warga setempat. Masyarakat secara khusus menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gina, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 PJN Wilayah II Sumatra Barat.


    ​Menurut penuturan warga, kedisiplinan dan pengawasan ketat yang diterapkan oleh pihak PPK 2.4 di lapangan menjadi faktor utama yang membuat pihak kontraktor mampu bekerja secara optimal, terukur, dan tepat waktu.


    ​"Kami sangat mengapresiasi ketegasan dan keterbukaan Ibu Gina beserta jajaran dalam mengawal proyek ini. Pengawasan yang disiplin membuat para pekerja di lapangan tampak konsisten setiap hari, sehingga hasilnya bisa kita lihat sendiri sekarang, sudah hampir rampung. Jembatan ini adalah urat nadi kami," ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

    Sikap profesionalisme dan komitmen tinggi dalam menjaga ritme kerja kontraktor ini dinilai menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang cepat dan berkualitas bagi masyarakat Sumatra Barat.  


    Dukungan penuh dari seluruh lapisan elemen masyarakat sangat diperlukan demi kelancaran penyelesaian akhir proyek ini, menuju konektivitas infrastruktur Sumatera Barat yang semakin terintegrasi dan tangguh bencana. 


    (And) 


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini