-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portalanda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    KEJAR TARGET 120 HARI, PT SMS JAGA MUTU DAN K3 DI PROYEK JALAN SASAK–MALIGI

    Rabu, 01 Juli 2026, Juli 01, 2026 WIB Last Updated 2026-07-02T06:54:13Z

    PASAMAN BARAT - Kontraktor pelaksana PT Sarana Mitra Saudara (SMS) berkomitmen penuh untuk menyelesaikan proyek rekonstruksi dan peningkatan kapasitas struktur Jalan Provinsi Ruas Sasak – Maligi (P.033.2), Kabupaten Pasaman Barat, tepat waktu. Di bawah pengawasan ketat, PT SMS menargetkan seluruh item pekerjaan rampung dalam jangka waktu 120 hari kalender sesuai kontrak.


    Proyek strategis yang berada di bawah payung Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan nilai kontrak sebesar Rp2.369.650.751,00. Sesuai Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor 620/01/KTR-P033.2-BM/IV/2026 yang diteken pada 20 April 2026 lalu, PT SMS dipercaya sebagai penyedia jasa dengan didampingi oleh PT Arta Graha Cipta selaku konsultan supervisi guna menjamin mutu dan spesifikasi teknis di lapangan.


    Manajemen PT Sarana Mitra Saudara menegaskan bahwa pihaknya terus menjaga jalur kritis (critical path) dalam manajemen jadwal proyek. Hal ini dilakukan agar akselerasi di lapangan tidak mereduksi aspek pengawasan mutu (Quality Control) dan keselamatan kerja (K3). Di sepanjang area kerja, PT SMS juga telah memasang rambu pengamanan dan zona delimitasi proyek secara rapi demi meminimalkan risiko kecelakaan kerja serta gesekan dengan arus lalu lintas harian.


    Secara teknis, penanganan koridor jalan oleh PT SMS berfokus pada perbaikan geometrik jalan dan penguatan struktur perkerasan lentur (flexible pavement) menggunakan lapisan Asphalt Concrete (AC). Beberapa titik kritis yang sebelumnya mengalami degradasi struktur kini tengah memasuki tahapan perataan (leveling) dan penghamparan campuran aspal panas (hotmix) guna meningkatkan parameter Roughness atau tingkat kerataan jalan.


    Langkah teknis ini menjadi krusial untuk mengembalikan Serviceability Index (indeks pelayanan) jalan agar mampu menahan beban kendaraan logistik dan harian yang melintas di kawasan pesisir tersebut.


    Selain fokus pada perkerasan jalan yang sedang dikebut rekanan, Dinas BMCKTR Sumbar dalam rencana jangka pendeknya juga akan mengintegrasikan sistem konektivitas komprehensif di ruas yang sama, melalui rencana pembangunan dua unit struktur jembatan baru, yakni Jembatan Bancah Galinggang dan Jembatan Suak.


    Profesionalisme dan gerak cepat PT SMS di lapangan mendapat respons positif dan apresiasi langsung dari masyarakat Kecamatan Sasak Ranah Pasandayan. Akses jalan yang semula rusak dan berlubang, kini mulai bertransformasi menjadi jalur logistik yang mantap.


    Ronali (42), salah seorang warga setempat yang sehari-hari melintas mengangkut hasil bumi, mengungkapkan rasa syukur atas kinerja cepat pihak rekanan.


    "Kami masyarakat Sasak dan Maligi sudah lama mendambakan jalan yang mulus seperti ini. Dengan adanya pengaspalan dari Dinas BMCKTR dan pengerjaan yang cepat dari kontraktor (PT SMS), perjalanan kami sekarang jauh lebih aman, nyaman, dan hemat waktu," ujar Ronali, (28/6). 


    Ia juga menambahkan bahwa masyarakat sangat mendukung penuh proyek ini hingga selesai 100 persen, termasuk rencana pembangunan jembatan ke depan yang diyakini akan mendongkrak roda ekonomi pesisir Pasaman Barat dengan lebih cepat.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini