-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portalanda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Padang–Solok–Sawahlunto Makin Mulus, Satker PJN Wilayah II Sumbar Pacu Preservasi Jalan 113,82 Km

    Kamis, 17 September 2026, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-18T04:38:29Z


    PADANG - Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Masudi, ST., MT, melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 2.1) Zulfikar Kurniawan, ST., M.Si, terus memacu pelaksanaan kegiatan preservasi di sepanjang ruas jalan nasional Padang–Solok–Sawahlunto. Penanganan infrastruktur dengan total panjang mencapai 113,82 kilometer ini dilakukan untuk memastikan keandalan jaringan transportasi regional yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.


    Ruas jalan nasional yang menghubungkan Padang, Solok, hingga Sawahlunto merupakan jalur logistik dan mobilitas utama lintas daerah di Sumatera Barat. Langkah preservasi ini mencakup berbagai bentuk penanganan secara menyeluruh, mulai dari rekonstruksi jalan, rehabilitasi mayor dan minor, hingga pemeliharaan rutin.


    Penanganan secara berkelanjutan ini bukan sekadar agenda pemeliharaan teknis tahunan, melainkan bentuk investasi jangka panjang. Kehadiran infrastruktur jalan yang mantap secara langsung akan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan masyarakat penggunanya.


    Pelaksanaan preservasi jalan terencana ini memberikan serangkaian dampak positif bagi daerah, antara lain:


    Peningkatan Keselamatan dan Kenyamanan: Meminimalisir potensi kecelakaan akibat kondisi jalan yang rusak serta memberikan kenyamanan ekstra bagi para pengguna jalan.


    Kelancaran Arus Logistik: Mempercepat distribusi kebutuhan pokok, barang industri, dan komoditas unggulan daerah antarwilayah.


    Efisiensi Ekonomi Daerah: Menekan biaya operasional kendaraan dan efisiensi waktu tempuh sehingga memicu pertumbuhan ekonomi lokal.


    Ketahanan Struktur Jalan: Memperpanjang usia pakai jalan melalui penanganan rekonstruksi dan pemeliharaan struktur yang tepat sasaran.


    Upaya nyata yang dilakukan Satker PJN Wilayah II Sumbar ini pun mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari para pengguna jalan yang saban hari melintasi jalur strategis tersebut.


    ​Salah seorang pengemudi angkutan barang lintas daerah, Rian (42), mengaku sangat merasakan perubahan kualitas jalan yang kini semakin mulus dan minim lubang. Menurutnya, kondisi jalan yang baik sangat mempengaruhi efisiensi pengiriman barang logistik dari Padang menuju Solok dan sekitarnya.


    ​"Dulu di beberapa titik kita harus ekstra hati-hati karena lubang atau permukaan jalan yang bergelombang. Sekarang perjalanan terasa jauh lebih lancar, aman, dan waktu tempuh pun lebih singkat. Kami sangat mengapresiasi kerja cepat dari pihak Satker PJN dan PPK 2.1 yang tanggap memperhatikan kenyamanan sopir angkutan seperti kami," ujar Rian (16/9) saat ditemui di salah satu tempat istirahat jalur Sitinjau Lauik.


    ​Senada dengan Rian, Dewi (35), warga Solok yang rutin bepergian ke Padang untuk keperluan usaha, juga merasa lebih nyaman dan tenang saat berkendara. Menurutnya, pemeliharaan rutin yang konsisten terbukti mengurangi tingkat risiko kecelakaan lalu lintas.


    ​"Setiap minggu saya bolak-balik Solok–Padang. Perkembangan perbaikannya terasa sekali, jalan jadi lebih mantap. Harapan kami tentu pemeliharaan seperti ini bisa terus dipertahankan secara konsisten demi keselamatan bersama," ungkapnya.


    ​Keberhasilan program preservasi jalan ini memang membutuhkan sinergi yang kuat antara kesiapan teknis di lapangan dan kesadaran masyarakat pengguna jalan. Para pengendara diimbau untuk senantiasa mematuhi aturan serta petunjuk lalu lintas selama proses pengerjaan penanganan jalan berlangsung.


    ​Upaya preservasi jalan nasional secara konsisten ini menjadi wujud nyata komitmen pelayanan publik dalam menghadirkan konektivitas transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.   (Red) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini