-->
  • Jelajahi

    Copyright © Portalanda
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Surat Cinta" untuk Kesejahteraan Daerah, Langkah Nyata Cerint Iralloza Tasya di Komite IV DPD RI

    Senin, 14 September 2026, September 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-15T02:11:50Z


    JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Cerint Iralloza Tasya, baru-baru ini mengangkat isu krusial mengenai kesejahteraan tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pendidik dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI bersama Kementerian Keuangan, Kepala Bappenas, dan Gubernur Bank Indonesia, (14/9). 


    Dalam kesempatan tersebut, Cerint menyampaikan aspirasi dari latar belakangnya sebagai tenaga kesehatan. Ia menyoroti masih kurangnya apresiasi atau balas jasa dari negara terhadap pengabdian para tenaga kesehatan dan pendidik saat ini.


    •   Soroti Kesenjangan Penghargaan: Cerint mengungkapkan adanya rasa kecemburuan sosial di kalangan tenaga kesehatan dan pendidik. Hal ini lantaran sejumlah sektor pekerjaan atau pegawai baru kerap mendapatkan penghargaan dan imbalan yang lebih besar dari negara jika dibandingkan dengan pengabdian tenaga kesehatan dan pendidik di daerah.

    •   Perjuangan Aset RSUD Lubuk Basung: Selain masalah kesejahteraan, Cerint juga menyampaikan "surat cinta" dari Bupati Agam, Sumatera Barat. Ia meminta dukungan dan persetujuan pimpinan rapat agar aset negara yang terbengkalai dapat dihibahkan atau diambil alih untuk keperluan perluasan wilayah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung.

    Melalui penyampaian tersebut, ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian yang lebih adil dan merata terhadap kesejahteraan para pahlawan sektor kesehatan dan pendidikan di daerah, sekaligus mendukung peningkatan fasilitas layanan publik seperti rumah sakit.


    Di tengah dinamika kebijakan fiskal dan arah pembangunan nasional, suara-suara dari daerah seperti yang disuarakan Cerint Iralloza Tasya menjadi pengingat yang kuat. Bahwa di balik angka-angka makroekonomi dan anggaran negara yang dibahas di ruang sidang yang megah, terdapat keringat para tenaga medis dan pendidik di pelosok negeri yang masih menanti keadilan kesejahteraan yang utuh.


    Langkah Cerint memperjuangkan perluasan RSUD Lubuk Basung sekaligus mengawal nasib para tenaga kesehatan bukan sekadar menjalankan fungsi pengawasan legislatif, melainkan sebuah bentuk keberpihakan nyata bagi kemanusiaan dan pelayanan publik di Sumatera Barat. Perjuangan ini membuktikan bahwa dedikasi pada rakyat tidak pernah mengenal lelah—selama masih ada ketimpangan yang perlu disudahi dan fasilitas publik yang harus ditingkatkan demi masa depan bangsa.   (Adi/K) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini