Perjalanan wisata religi dan napak tilas sejarah ini terasa begitu istimewa di bawah bimbingan rohani Ustadz Fadhilailmi Alridha pembimbing yang bermukim di Tanah Suci serta Drs. H. Zakaria Khatib, sang Muthawwif Berkah Travel yang akrab disapa Buya Jaka. Kehangatan para pembimbing memandu langkah jemaah menyusuri jalanan pegunungan, singgah di pusat penyulingan parfum lokal, menikmati makan siang bersama, hingga menunaikan shalat Zhuhur berjamaah.
Menurut penjelasan Buya Jaka, Kota Thaif menyimpan daya tarik yang begitu kaya. Terletak di Provinsi Mekkah, Arab Saudi, sekitar 70 km di sebelah tenggara Kota Mekkah, kota pegunungan ini berdiri megah di lereng Pegunungan Hijaz/Sarawat pada ketinggian antara 1.500 hingga 1.800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tak heran jika udara di sini terasa jauh lebih sejuk dan menyegarkan dibandingkan hiruk-pikuk Kota Mekkah atau Madinah.
Berkat keindahan alamnya yang asri, Thaif masyhur dijuluki sebagai "Kota Mawar" (Rose City) sekaligus "Kota di Atas Awan". Wilayah ini merupakan sentra perkebunan mawar yang bunganya disuling menjadi minyak wangi eksklusif serta air mawar beraroma khas. Selain mawar, tanahnya yang subur juga menghasilkan buah-buahan segar berkualitas tinggi seperti anggur, delima, buah ara (tin), serta madu murni pilihan.
Lebih dari sekadar destinasi wisata berhawa sejuk, Thaif memeluk catatan sejarah Islam yang sangat menyentuh hati. Di sinilah tempat Rasulullah SAW dahulu mendatangi Suku Tsaqif untuk menyerukan dakwah dan mencari perlindungan.
Meski di tempat ini beliau sempat menghadapi penolakan, ejekan, bahkan lemparan batu hingga terluka, keagungan akhlak Nabi Muhammad SAW bersinar terang. Beliau menolak tawaran Malaikat Jibril untuk menimpakan azab menghancurkan penduduk Thaif, dan justru melangitkan doa penuh kasih agar Allah SWT memberikan hidayah serta kebaikan bagi keturunan mereka.
Usai menikmati keharuman dan pesona perkebunan mawar, rombongan melanjutkan agenda dengan berkumpul untuk makan siang bersama di salah satu tempat persinggahan lokal. Setelah bersantap dan melepas lelah, perjalanan dilanjutkan menuju masjid di kawasan Al Hada untuk melaksanakan shalat Zhuhur berjamaah. Suasana ibadah yang khusyuk di dataran tinggi ini menutup rangkaian kunjungan sebelum para jemaah bersiap melanjutkan perjalanan kembali.
Dan, setelah menuntaskan agenda ziarah serta mengunjungi berbagai tempat bersejarah di Kota Thaif yang penuh makna, rombongan jemaah PT Berkah Utama Tour & Travel beranjak kembali menuju hotel di Mekkah. Perjalanan kembali ditempuh dengan hati yang diliputi rasa syukur dan keharuan atas segala kemudahan serta keindahan ibadah yang telah dijalani.
Setibanya di hotel, para jemaah langsung memanfaatkan waktunya dan malam hari untuk beristirahat, merapikan barang bawaan, serta menyempurnakan persiapan kepulangan ke Tanah Air yang dijadwalkan pada esok hari. Di tengah hiruk-pikuk mengemas kenangan dan oleh-oleh, terselip doa dan harapan semoga ibadah umroh yang dilaksanakan mendapat predikat mabrur, serta ikatan silaturahmi antar sesama jemaah dan pembimbing tetap terjalin erat hingga tiba kembali di kampung halaman. (Red)


