PADANG – Organisasi kemasyarakatan Mande Kanduang Sako Kota Padang menunjukkan peran aktifnya dalam aksi kemanusiaan pasca bencana. Dipimpin langsung oleh ketuanya, Hj. Nurbaini, S.AP, organisasi ini terjun langsung ke lokasi terdampak banjir untuk mendukung kegiatan gotong royong pemulihan wilayah di Kampung Apar, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (10/1/2026).
Kehadiran Mande Kanduang Sako di tengah masyarakat menjadi energi tambahan bagi para relawan dan warga yang tengah berjibaku membersihkan material pasca banjir. Organisasi ini mengambil peran penting dalam penyediaan logistik lapangan, mulai dari minuman hangat seperti kopi dan teh, hingga aneka kue untuk memastikan kondisi fisik para relawan tetap terjaga.
Ketua Mande Kanduang Sako Kota Padang, Hj. Nurbaini, S.AP, menyatakan bahwa aksi sosial ini tidak hanya terpusat di satu titik. Pihaknya telah mengerahkan anggota untuk tersebar di empat kanagarian yang terdampak cukup parah, yakni:
* Koto Tangah
* Nanggalo
* Pauh
* Kuranji
"Langkah ini merupakan wujud partisipasi aktif dan bentuk nyata kepedulian kami terhadap nagari. Kami ingin memastikan bahwa di saat sulit seperti ini, solidaritas sosial tetap kuat sesuai dengan arahan Wali Kota Padang untuk saling bahu-membahu," ujar Hj. Nurbaini.
Aksi nyata Mande Kanduang Sako ini mendapat perhatian dan apresiasi khusus dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir meninjau lokasi. Menurut Wali Kota, keterlibatan ormas yang diakui legalitasnya seperti Mande Kanduang Sako menunjukkan bahwa pemulihan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil kolaborasi bersama.
"Kami sangat mengapresiasi Mande Kanduang Sako yang telah berkontribusi nyata. Inilah kunci ketangguhan Kota Padang, sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat yang saling peduli," ungkap Fadly Amran.
Dengan semangat gotong royong yang diusung oleh Mande Kanduang Sako, diharapkan proses pemulihan psikologis dan fisik warga di empat kanagarian tersebut dapat berjalan lebih cepat, sekaligus mempererat kembali tali silaturahmi antarwarga pasca bencana. (And)
