PADANG - Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat merespon keluhan masyarakat terkait kondisi jalan penghubung Pulau Punjung (Dharmasraya) menuju Jorong Tanah Galo, Nagari Lubuk Ulang Aling (Solok Selatan) yang rusak parah dan berlumpur.
Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumatera Barat, Armizoprades, menyampaikan bahwa penanganan jalur penghubung antar-kabupaten tersebut sebenarnya sudah masuk dalam perhatian dan perencanaan pihak pemerintah provinsi. Namun, keterbatasan anggaran daerah (fiskal) membuat alokasi prioritas dialihkan terlebih dahulu untuk penanganan bencana.
"Baik Pak... ini sudah jadi pemikiran kami. Tetapi karena fiskal terbatas, kita fokus ke bencana dulu," terang Armizoprades melalui pesan singkat WhatsApp kepada redaksi pada Sabtu (18/9/2026).
Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas pemberitaan sebelumnya yang berjudul "Bagaikan Kubangan Kerbau, Jalan Penghubung Dharmasraya–Solok Selatan Rusak Parah, Warga Desak Perhatian Pemprov Sumbar".
Menurut pihak Pemprov Sumbar, fokus anggaran dan sumber daya saat ini diarahkan untuk penanganan serta pemulihan infrastruktur di wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam di Sumatera Barat.
Meski demikian, masyarakat setempat di Nagari Lubuk Ulang Aling tetap berharap adanya penanganan secara bertahap atau solusi jangka pendek dari Pemprov Sumbar agar akses jalan tanah yang membelah kawasan perkebunan tersebut dapat tetap dilalui untuk mengangkut hasil tani dan menopang perekonomian warga. (Red)
